Kamis, 28 November 2013

SEKEDAR BERBAGI ILMU


Apakah setiap wanita perawan pasti berdarah di malam pertama ?
Sebenarnya, selaput dara (hymen) itu bentuknya macam-macam jenisnya. Ada yang sangat elastis, sehingga tidak mudah sobek bahkan pada hubungan seks sekalipun. Ada juga yang sangat tipis dan sangat rapuh, sehingga sangat mudah robek lewat aktivitas lain, selain hubungan seks. Kalau seorang wanita ketika berhubungan seks yang pertama kali tidak mengeluarkan darah, ada beberapa kemungkinan. Pertama, mungkin hymen itu sudah sobek, tapi darahnya tidak banyak, jadi tidak mudah terlihat oleh mata.

Banyak orang yang mengira kalau selaput dara (hymen) robek maka darah akan keluar banyak. Sebetulnya hymen itu sangat tipis sehingga robeknya tidak selalu menyebabkan keluarnya darah banyak. Penting diketahui, ketika berhubungan seksual laki-laki tidak bisa membedakan wanita tersebut masih perawan atau tidak. Asal tahu aja, banyak laki-laki yang menuduh wanitanya tidak perawan setelah berhubungan seksual, padahal baru dengan laki-laki itu sang wanita berhubungan seksual. Biasanya, laki-laki seperti ini biasanya menolak bertanggung jawab.
Apakah wanita yang tidak perawan bisa dilihat dari bentuk tubuhnya ?

Pada wanita yang sedang hamil atau sudah pernah melahirkan memang bentuk tubuhnya akan berubah (bisa karena pengaruh hormon). Tapi, kalau wanita yang sudah tidak perawan ya…tidak akan kelihatan dari luar. Tidak ada yang berubah seperti pinggul, pantat, bentuk dada, atau cara berjalan dan sebagainya.

Pernah ada juga anggapan bahwa dengan kampanye virginitas maka akan bisa menekan angka aborsi. Pertanyaannya adalah bukankah pendekatan ini justru lebih memperkuat mitos bahwa keperawanan merupakan sesuatu yang seolah-olah hanya diukur dengan utuh tidaknya selaput dara. Ukuran moral atau tidaknya seorang wanita hanya dilihat dari sesuatu yang amat dangkal. Terkadang mitos-mitos seksualitas yang berkembang, khususnya selaput dara, kerap kali merugikan wanita, apalagi kalau selaput dara dijadikan laki-laki sebagai cara untuk meninggalkan pasangannya. Padahal ada satu cara yang sama sekali tidak merepotkan dan dijamin aman: tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Simpel, kan? Posisi wanita akan lebih kuat ketika berargumentasi dengan pacarnya yang sibuk mempersoalkan utuh tidaknya selaput dara.

Seperti halnya informasi-informasi mengenai seksualitas yang lain, wanita belajar mengenai selaput dara dari berbagai sumber, namun jarang dari orang tua, dokter, atau orang dewasa yang mengetahui dengan cara yang mendukung dan sensitif. Malah, sepertinya wanita mengetahui mengenai selaput dara mereka melalui cara-cara yang menyebabkan ketegangan dan ketidakpastian akan tubuh dan perilaku mereka. Mengetahui fakta-fakta mengenai selaput dara dapat membantu wanita menghilangkan mitos bahwa hal itu bukti dari keperawanan dan membebaskan mereka dari akibat negatif kepercayaan yang meluas ini. Memiliki informasi yang akurat mengenai selaput dara dapat membantu menormalkan ketakutan wanita akan tubuhnya dan membantu menaikkan rasa percaya diri
 Bersama Novi 
Sel Hymen itu hanya rusak jika bersetubuh sedangkan selaput perawan bisa hilang juga bila menusukkan sesuatu kedalam vagina misalnya dngn jari atau bisa juga dgn terung atau timun, jadi kerusakan pada selaput tidak akan terjadi selama tidak ada aktivitas yg merusak sel-sel, seseorang dikategorikan tidak perawan ya karena sudah besetubuh dengan lelaki karena akan ada tandanya pada mata, alis dan dibawah mata, lalu pada bahu diantara tulang sendi lengan, coba aja ditanyakan kepada Dr.OZ atau dokter2 manapun lainnya yang mengetahuinya ada mungkin yang memang dari lahir selaputnya berlubang besar tetapi bukan berarti dia tidak akan berdarah ketika pada malam pertamanya tetap saja dinding rahim akan berdarah dan uterus akan mulai berkerja yang membuat aktivitas datang bulan jadi terlambat sampai bisa beberapa bulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar