Rabu, 11 September 2013

TRIO DETEKTIF

Novel Remaja Teranyar ditahun 80-90an 3 detektif remaja jupiter jones, peter crenshaw dan robert andrews menyelidiki banyak kasus-kasus misteri
12. Misteri bayangan Tertawa Download
26. Misteri Kuda Tanpa Kepala Download


Selasa, 10 September 2013

BAB VI HIKAYAT CINTA



BAB VI
HIKAYAT CINTA

RISALAH CINTA

Sebening hati dipagi hari
Intan berjalan dengan rasa cinta
Saat hari-hari nan sunyi tidak diperdulikan
Jika sampai ketujuan
Hanya hati yang menentukan
Lidah kemarau menghampiri
Teramat panas mata langit
Dawai-dawai suara hati
Yang lebih baik tak dipetik
Bila waktu bicara…
Maka katakanlah…
Berapa banyak kata cinta terucap
Hanya untuk seorang dewi
Permata hati yang terdalam
Begitu dalam samudera cinta
Terucap kata-kata mesra
Cintailah dia sepenuh hati
Laksana tusukan tombak
Menembus ke jantung hati
Hingga kau terkulai lemas
Dalam pelukan kasihnya
Dan ingin kubawa lari
Kelautan asmara cinta penuh kasih
Selalu untuk selamanya
Menjadi kekasih abadiku
Direlung-relung hati

Popoen Atjeh
22-10-2005

SABDA CINTA

Dengarkan panggilan cinta
Bayang-bayangnya merekah
Dalam tidur malammu
Penuh perasaan keras hati
Sanggupkah untuk menuai kasihnya
Ditempatan istanamu
Norma-norma kasih terselubungi asmara
Ungkapan cinta dikibarkan
Melalui pintu-pintu suci ruang cinta
Apakah cinta itu merekah
Bunga-bunga ditaman pelangi
Menebarkan aroma cinta
Menyampaikan pesan kasih
Pesan-pesan cinta terkirim melintasi arwana
Ruang rindu dalam rasa
Merah merekah hati
Perasaan rindu menumpahkan sepercik air
Dalam cawan-cawan anggur cinta
Naluri hati membuka kertas surat
Dipayungi kesetiaan menunggu
Datangnya mutiara hati

Popoen Atjeh
07 nov 2007
 
HIKAYAT CINTA

Kupu-kupu hitam putih
Berterbangan dikala senja menyapa
Menantikan malam yang akan datang
Dirimu larut dalam cerita lalu
Kuakui bahwa aku menyintaimu
Hinggaku…
Terheningkan buaian malam indah
Dalam kesejukan hati
Pohon-pohon berdiri tegak membisu
Debur ombak dipantai laksana sanjungan
Mengandung bunyi bunyi genderang ditabuh
Dalam suasana dingin menggigil
Kesunyian datang mencekam…
Hantu-hantu bergentayangan
Pemangsa mencari korban
Penyair menyelesaikan kata-kata terakhir
Demi separuh keindahan
Purnama menutup diri dari separuh malam
Diary telah ditutup tanda hari ini telah berakhir
Siap menghadapi hari esok lebih baik
Tarian bersama bintang melatunkan
Nyanyian-nyanyian pemusih jalanan
Dalam keharuan rumah singgah
Kembang api dinyalakan pertanda
Hari esok adalah kemenangan hati
Sayap-sayap sang pangeran
Mengepakkan kertas-kertas putih
Tanda masih ada yang tersisa
Untuk kembali ditulis
Sebagai surat untuk putri kecil ditepi jalan
Yang berhasil keluar dari kesusahan
Setelah lama terpuruk dirumah seribu kemungkaran
Sang putri yang berhasil mendapatkan kembali
Sang pangeran masa kecil
Selalu bisa bersama selamanya

Popoen Atjeh
06 nov 2007
ATAS NAMA CINTA

Kehidupan adalah seorang wanita
Yang mandi dalam airmata kasihnya
Dirimu bersuci dari tetesan airmatanya
Yang suci sesuci sinar mentari pagi
Dan elok bagai lukisan kaligrafi
Karena cinta kau bersujud
Mencari jejak keikhlasan
Penerangan jiwa dalam hati yang lara
Dalam parung jubah kesetiaan
Selalu berucap rindu
Namun hati tak pernah gelisah
Kalbumu mencari jatidiri
Kedalam hutan kecantikan
Dimana banyak bertemu sosok berkerudung putih
Yang menyampaikan pesan cinta
Dari dasar laut
Permata cinta telah diberikan peri putih
Untuk menjamu wanita berkerudung putih
Didunia nyatamu
Hadapilah semua kegelisahan
Karena semua berjalan
Atas nama cinta
Dan kasih sayang

Popoen Atjeh
06 nov 2007
CATALUNYA

Nyanyian pagi mengiringi langkahmu
Dalam kesahajaan cinta
Kota yang kau datangi
Menunggumu untuk menjamu kasih
Kota yang penuh syair-syair kehidupan
Ketika fajar hampir menyingsing di timur
Terlihat banyak bunga-bunga bertebaran disisi bangunan tua
Tempat sang pujangga menuliskan kesunyian hatinya
Ketika sang kehidupan mulai menapaki hari
Setiap insan tersendiri dalam kegiatannya
Tanpa pernah peduli apa mereka saling membutuhkan
Ketika lelah sudah berjalan diseputaran taman kota
Kulihat senja mulai datang matahari terbenam di barat
Ketika malam telah melingkarkan selimut kain surga
Dihiasi mutiara bintang-bintang
Aku berpikir untuk kembali ke peraduan
Kembali menyusun kepergianku esok untuk mencari
Sudut-sudut lain kota
Kami-kamilah sesungguhnya cinta
Bulan berkicau menampar wajah-wajah kaku
Para pencari kemunafikan
Didalam kau memandangi semuanya dengan perasaan berduka
Atas ketidak pastian hidup mereka
Popoen Atjeh
07-11-2007
 
KARANGAN BUNGA YANG TERABAIKAN

Semuanya begitu indah
Terkadang marah dan dendam mengikuti
Kata-kata manis bisa jadi tajam
Bila salah digunakan
Segala ucapan salah terkatakan
Namun tak elalu bisa disalah artikan
Hanya hati yang mampu bicara
Dan mata tertutup
Segala yang baik bisa jadi buruk
Bahkan yang buruk bisa jadi baik
Hanya penilaian yang bisa menyatakan
Baik buruknya hati yang berucap
Bila bicaraku tak pantas bagi bibir merahmu
Maka ambillah batu besar,
Lalu remukkan mulutku!
Dunia semarak dengan dedaunan
Dan bunga mawar nan cantik!
Bahagia tak dapat diraih
Malang terabaikan
Dalam suasana hati yang fitri
Melalui perkataan insannya tuhan
Maafkan lahir batin

Popoen Atjeh
Aidil fitrie 2005
 
TITIAN HATI

Kau yang berdiri disana
Menangis karena cintamu
Bersedih atas kenistaan yang kau alami
Terdiam sepi melihat gejolak yang terjadi
Dimana semua orang?
Mereka telah melupakan sebuah kepedulian
Lihatlah kejalan?
Roda-roda berkeliaran tak beraturan
Kuda-kuda mesin bagaikan berhala pemuja kesenangan
Tak lagi memandang derajat
Hanya mempertahankan ketamakan pribadi
Kau menahanku tapi tak bisa mengikutiku
Kubawa serta dirimu tapi tanganku Satu
Hanya doaku yang kutitipkan
Sebagai salamku padamu
Tak bisa kurasakan lagi
Saat-saat bahagia denganmu
Semua telah hilang dalam
Gulungan ombak cengkeraman laut
Terlahir dalam kesendirian
Berjuang untuk mendapatkan kembali
Kebebasannya

Dedicated to tia
Popoen Atjeh
30-09-2005
KERINDUAN CINTA

Kerinduan adalah sosok perempuan
Yang sangat naif dan sensitif
Merasa dirinyalah yang paling dicintai
Namun tak pernah ada kata indah
Dalam setiap perkataan perempuan selalu hadir bahasa kalbu
Yang penuh dengan ambisi dan tipuan
Dalam bingkai kaca kerinduan akan kesenangan
Percintaan yang menyakitkan
Terlalu riang gembira dalam hati yang sunyi
Tak punya harga diri dalam bertingkah
Kelakuan layaknya balita
Hanya untuk kesenangan belaka
Tanpa mengetahui penderitaan kedepan
Bertindak sesuka hati
Kerinduan menyengsarakan orang lain
Ikutilah perkataan sikerudung hitam
Karena sesungguhnya dialah yang akan menyelamatkanmu
Membimbing kerinduanmu ke hari esok lebih baik

Popoen Atjeh
18-11-2005
KEDAMAIAN CINTA

Dikala lara menghapiri
Kau tak pernah bisa menghadapinya
Begitu kerasnya kehidupanmu
Dalam dekapan dosa
Terjamahkan tangan-tangan penuh luka
Dari jiwa-jiwa terhukum
Ketika nafsu melanda titian hatimu
Maka duka datang tak terasakan
Kau dalam tidurmu terbangun dengan rupa menyedihkan
Dalam balutan lara derita
Keterhinaan akan penderitaan yang perih
Jangan kau simpan laramu dalam kesendirian
Masih banyak kasih yang selalu abadi menyertaimu
Senantiasa memaafkan segala perbuatan
Hanya kepada ilahi memohon ampunannya
Tak segan hati `tuk bicara
Menyinari kembali hari-hari yang using
Gelap dan mencekam
Merubah kembali menjadi kecerahan
Secerah jiwa yang bersih seputih salju
Dipuncak pegunungan tinggi
Tak pernah berpikir lagi
Tentang suatu penyakit yang diderita
Semua berubah menjadi
Sebutir cahaya kasih
Hingga ajal tiba
Menghampiri
Dedicated to AIDS victim
Popoen Atjeh
14-11-2005


KESUCIAN CINTA

Ketika kau terlelap
Matamu tertutup hatimu terbuka
Dalam genangan air racun jingga
Kusebut namamu begitu anggunnya hati
Madu menebarkan aroma bunga
Sucilah hati dan jiwa dalam renjana
Begitu tegarnya hati dan jiwa mencari makna hidup
Kehidupan terpendam dalam keheningan
Ketika tirai suci terbuka
Maka terbukalah segala kemungkaran
Hanya kesetiaan pada kehormatan
Yang sanggup menjagi segala kesucian
Dalam bathin tersimpan semua perkataan
Dara suci menangis dalam kabut jiwa
Waktupun berlalu seiring ucap kata terakhir
Cinta terabaikan ketika kesenangan diraih
Namun kesucian tetaplah tegar dihati bahagia
Dalam rumah keberuntungan dihadapkan pada
Para pemuja berhala sejagad
Nafsu dan pikiran menerawangi
Lembah-lembah hitam
Ada setitik cahaya putih diantara hitam
Itulah kesucian ditengah kemungkaran
Begitu anggun dalam cawan kasih
Menaburkan aroma bunga
Ketika mawar itu tumbuh seiring jiwa mengakar
Dalam kesatuan cinta abadi
Dalam wajah cintamu
Relakan hati bicara
Dalam damai yang terus berlalu
Merebut hati yang ingkar
Agar dapat kembali
Menjalani hidup penuh makna
Kehidupan cinta dihati nan suci

Dedicated to putri
Popoen Atjeh
12 nov 2005

BAB V UNTUK TEMAN



BAB V
UNTUK TEMAN

LUNA RENA

Pandangilah langit malam ini
Berjuta bintang bertebaran
Terselimuti kabut merah tebal
Dalam tidurmu kau temukan
Betapa anggunnya dirimu
Pribadimu itu mengingatkan jati diri luna

Cintailah luna karena sesungguhnya
Dia memang patut untuk dicintai
Namun bila diliputi lara
Maka hati yang akan berbicara
Sedangkan
Mulut tak mampu `tuk berkata-kata

Cinta adalah ruang dan waktu
Sepasang insan terbuai
Mimpi-mimpi indah kadang membayangi
Melepas kisah malang melintang
Dalam penantian senja

Bayang-bayang warna ungu menyapa
Menunggu dan terus menunggu
Bulan jatuh pertanda hari baru kan tiba
Satukan kembali mutiara yang hilang
Untuk menemukan
Tempat berteduhnya mawar jingga

Dedicated to Rena
Popoen Atjeh
11-10-2007
PUISI UNTUK EMMA

Sinar matamu memancarkan kebahagiaan
Disaat ku berjumpa
Kau bagaikan dewi
Yang berseri-seri
Terpancar di wajahmu
Itulah hari pertama kita bertemu
Juga hari terakhir kita berjumpa
Ingin kutitipkan salamku
Tapi tak pernah tersampaikan
Kau telah pergi menjauh
Dalam perjalanan menuju Istana Kebahagiaan
Disana kan kau miliki cinta sejatimu itu
Aku masih disini selalu berdoa untukmu
Semoga diberikan kemudahan akan
Jalan yang lurus dan benar
Setiap hari kuberdoa untukmu
Wahai teman yang kusayangi
Dedicated to Emma
Popoen Atjeh
22-10-2005
 
BELUM ADA JUMPA

Ungkapan kata adalah ungkapan kasih
Nyanyian alunan nada-nada menghantar perasaan
Langsung menyentuh kedalam sisi lain dirimu
Kutanya pada mimpiku siapa gerangan dirimu
Tapi aku tak pernah mengenalmu

Suasana hatimu begitu terbuka
Tak pernah dirimu menyimpan duka
Walau mungkin ada sedikit kepedihan
Menyayat hati terperihkan

Benarkan ungkapan hati hanya kata
Dan bukan mata
Tak pernah melihat dan tak mau dilihat
Hanya angin yang bertiup
Membuaikan diri terkenang dalam kerinduan
Hanya melihat dalam sisi lain kehidupan
Berpegangan erat pada nilai pengharapan
Berharap akan tiba waktunya
Untuk melepas kisah
Dedicated to Lisna
Popoen Atjeh
28-09-2005
HARAPAN

Senja datang menyapaku
Pelangi hidup dalam bayangmu
Betapa kerasnya keinginan itu
Tapi berusaha kautepis
Karena kau masih punya harapan
Sebegitu sakitnya tetap kupendam
Karena aku memang menunggunya
Kuingin berlari
Tapi begitu banyak aral melintang
Ingin kugapai samudera cinta yang lain
Tapi apa dayaku tak sanggup aku menolaknya
Namun tetap kuberharap pada kenyataan lain
Dimana tempatku berlabuh
Setelah sekian lama mencari

Dedicated to Julia
Popoen Atjeh 12-05-2005
KAU TAK SENDIRI

Kesunyian berada dalam dunia yang asing
Ada apa gerangan dibalik cahaya
Terduduk diam tersendiri
Sosok perempuan malam
Disudut batu pualam
Menanti cengkeraman malam
Yang menyelimuti pantai
Menari-nari kunang-kunang di taman
Melewati udara dingin bercahaya
Yang menyelimuti pesisir pantai
Desir-desir badai kabut membentuk satu sosok
Tenggelam dalam danau patah hati
Yang kelam dan kedinginan
Mereka yang telah putus harapan
Selalu berteduh disana berduka
Sungguh suatu jalan kehidupan
Yang harus dikembalikan
Hinaan akibat penderitaan
Yang menyayat hati
Menerima kenyataan telah terbuang
Airmata yang mengalir membasahi pipi
Menanti sang fajar datang
Membangunkan jiwa-jiwa merdeka
Popoen Atjeh
12-12-2002

DENTING

Semuanya masih disini
Masih ada cinta
Sang dewi yang telah kembali
Bintang terakhir yang dilupakan
Oleh waktu yang terus bergulir
Tetesan air mata membasahi pipi
Dari roman muka penuh cinta dari parasnya
Merenungi dan menangisi keadaan yang menimpa
Semua hanyalah kenangan terindah
Yang telah berlalu
Dalam kenyataan semua kini telah berubah
Dia yang telah pergi tak akan kembali
Hanya airmata yang terus membasahi pipi
Suara lonceng diatas bukit
Telah lama tak lagi menggema
Pertanda waktu telah terlupakan
Hanya sang matahari jualah
Yang terus menyinari bumi
Selalu menggantikan kehadiran bulan dipagi hari
Kau bidadari pagi selalu datang
Menjemput kembali impian cinta
Cinderella bukan lagi Upik Abu
Dia telah menemukan kebahagiaannya
Di alam cinta seribu cahaya
Popoen atjeh
20-02-1997

CINTA

Sekian lama kehidupan terus menapaki hari
Hingga suatu hari yang cerah
Kutemukan pancaran kasih
Dari mata seorang putri
Putri nan ayu sosoknya
Berpakaian laksana putri raja
Dalam gaun kemegahan
Tidak kenal pada pengaruh duina
Jiwa-jiwa yang selalu ingin merubah
Semua menjadi prahara
Putri tak pernah mengerti
Mengapa dunia begitu kelam
Sedangkan dia hanya bersahaja
Dalam jubah kemungkaran
Tatapan sinis para pendosa
Begitu jauh dari doa
Berkeliaran tak punya harga diri
Memperjual-belikan norma-norma
Putri hanya menangis
Tangisan hanya putri yang tahu
Putri bersedih
Kesedihan menyayat hati
Akankah semua menjadi
Suatu bagian dari hati yang luka
Atau hanya sekejapan mata
Berusaha mencari air hujan
Membasuh wajah-wajah penuh goresan luka
Yang selalu menjadi bunga madu
Dihisap oleh lebah merah
Putri melihat kearah purnama
Kapankah datangnya kebahagiaan
Kemenangan dari semua pengukir nafsu
Ia suka pada tanahnya
Ia sayang pada bijaknya
Tak terpikirkan oleh awan-awan
Bahwa sang putri telah turun kembali
Mencari kekasih hati yang telah lama
Dinantikan kehadirannya

Popoen Atjeh
09-10-2005
MELEPAS KISAH

Sebening air mata tangisanmu
Dalam buaian bulan dihari rabu
Dalam genangan hujan tersendiri
Mencari permata hati yang tak kunjung tiba
Ada setitik noda tak berbekas
Tapimenghancurkan bathinmu
Harapan akan hadirnya
Suatu masa dimana
Kau akan mengerti mengapa
Keu terus menggigil kedinginan
Biarpun kita jauh dimata
Semoga hati kita tetap dekat
Bagai bulan yang berdinding kelam dan kedinginan
Menatap indahnya langit didasar pegunungan
Begitupun juga dirinya
Yang telah lama bersembunyi dari kenyataan
Setelah sekian lamanya bersua

Popoen Atjeh
22-10-2004

 
TAMAN IMPIAN

Taman impianku
Penuh dengan berjuta warna kehidupan
Berjalan seiring dengan cinta
Perasaan hati begitu keras
Hinggaku merasa penat
Kegelisahan hanya didalam diri
Mengalir bagai racun ke telaga
Sungai putih menjadi hitam warnanya
Tujuh merpati terbang dilangit
Menuju lembah bersalju
Ada setitik noda hitam di merpati ketujuh
Setangkai violet diantara mawar
Menjadi saksi keangkuhan
Gadis putri duyung
Duduk diatas batu karang
Ditepian pantai
Menangisi diri yang telah gagal
Dan merasa terhina
Perasaanku perasaanmu
Tidak menyatu
Terciptakan ombak yang luas
Hingga tak bertemu satu sama lain
Demikianlah hati yang berbicara
Ungkapan kata-kata mutiara

Popoen Atjeh
12-10-2005
 
MALAM PANJANG

Dalam jiwa dua insan
Terdapat bahasa indah nan suci
Bila tak terbentur prahara
Angin laut datang
Membekukan suasana hati
Kegalauan ketika malam pada puncaknya
Adalah sesuatu yang indah
Hadir dalam jagad raya insani
Luka meruah, kasihku tak sampai
Segala duka lara menjadi
Sia-sia dalam keheningan senja
Bila aral tak lagi menghalang
Segala daya hilanglah sudah
Mata hati tertutup
Hingga sang fajar menyapa
Kesucian mahkota hati
Terenggut sudah tanpa ada lara hati
Disudut kamar menyendiri
Menangisi ketidakberdayaan jiwa
Bersedih atas penderitaan
Jiwa-jiwa mati dalam keterpurukan hati
Disini dalam ruang hampa
Gelap dan tak bergema
Terdiam sendiri disudut ruang
Menerima derita
Luka dan duka menyayat hati
Hanya dalam hati saja bisa berucap
Apalah air cinta?
Bila tak ada kasih sayang yang tulus
Biarkan bibir menutup selamanya
Dalam kebisuan disudut ruang gelap
Kecil dan selamanya hanya sebuah titik
Tak akan ada ujungnya
Sepucuk tali menggantung
Tapi diri terlalu takut
Menghadapi kematian

Popoen Atjeh
17102005
 
JIKA

Oh gadisku…
Kuberikan bunga dihatimu
Untuk menjaga keindahan cinta
Yang kau berikan
Dengan penuh penghargaan
Dari hati kuberikan
Sebuah ungkapan hati
Puisi kecil untukmu

Oh gadisku…
Yang jauh disana
Dalam kerinduan akan keindahan
Taman masa kecilmu
Aku disini…
Terbenam hati menunggumu
Dalam sebuah cinta
Ada nada-nada yang mengalunkan
Berbagai untaian mutiara kasihmu
Dalam lelap tidurmu

Dedicated to Azizah
Popoen Atjeh
12112005
ANDAIKAN

Oh kasihku…
Taman langitku seperti menyapa hatimu
Bertanya tentang kenangan masa indah
Saat bersamamu
Hanya kepada dikau jualah kupersembahkan
Sepenggalan puisi cintaku
Dikala hujan purnama bersinar
Meninggalkan kisah saat bersamamu
Aku disini menatap indahnya
Sepiku…
Tanpa kehadiranmu
Bila rindu ini masih memilikimu
Kuhadirkan sebuah cinta hanya untukmu
Haruskah kumenunggu lama
Untuk berikan penghargaan atas
Penantianmu…
Kasihku…

Popoen Atjeh
12112005