Senin, 09 September 2013

PUISI DAN SYAIR



SEKUNTUM BUNGA BUAT BIDADARI
SEBUAH KUMPULAN PUISI DAN SYA`IR UNTUK ACEH
PENGANTAR


T
ersebutlah sebuah kisah tentang daerah yang indah dan terkenal dimata dunia karena sejarahnya ilmu pengetahuan kondisi alam yang begitu asri dimana para penduduk hidup dengan damai dipimpin oleh seorang Sultan. Hari berganti hari waktu tahun terus berjalan hingga telah berabad-abad lamanya sedikit demi sedikit terjadi perubahan-perubahan hidup pola pikir kelakuan setelah banyak bangsa-bangsa asing berdatangan dan banyak yang telah menjadi bagian dari penduduk daerah yang dinamakan ATJEH(ACEH) yang bahwasanya sebutan ACEH diambil dari nama seorang putri yang dahulu kala telah berhasil menjadi satu sosok wanita tegar satu sosok Hulubalang(Panglima Perang) begitu juga para penerusnya namun dengan berdatangannya banyak bangsa-bangsa asing yang telah menjadi bagian dari penduduk negeri hingga membuat para penerus sang putri atau keturunannya semakin hilang tak dikenal apalagi setelah kerajaan-kerajaan di Aceh hilang Istana yang telah dibangun dengan susah payah dengan gampangnya dibakar oleh orang-orang yang selalu merasa dirinya ingin jadi raja di Aceh semakin lama konflik-konflik yang terjadi semakin membuat suasana semakin memanas apalagi dengan kedatangan orang-orang asing lainnya. Sampai pada suatu masa antara tahun 1990-1998 terjadi pergolakan dimana banyak sekali rangkaian peperangan, pembunuhan, penganiayaan dan sebagainya, sebagai bentuk sifat paling tidak terpuji dari orang-orang yang selalu hanya mengutamakan kesenangannya semata. Marilah kita kembali merenungi perjalanan hidup cinta kasih yang kembali kepada perdamaian yang akan menjadi pilihan bagi umat, bahwasanya kita harus selalu mengucap syukur kehadirat ALLAH SWT karena kita masih diberikan kehidupan sampai hari ini, juga kita mengucap salam kepada junjungan kita RASULLULAH SAW yang telah mengajarkan kita kepada rasa cinta kita kepada sesama, alam, lingkungan, keluarga, dan lain sebagainya dalam kitab suci AL-QUR`AN yang telah mengajarkan banyak hal yang akan kita lihat dalam perkembangan dunia ini.



MUKADIMAH

            ASSALAMUALAIKUM. Ketika salam diucapkan kita wajib menjawabnya karena orang yang memberi salam telah mendoakan kita oleh karenanya kita balas mendoakan orang yang memberi salam itu. Lalu didalam perjamuan kunjungan kita ke daerah ini mereka menyambut dengan berbagai ucapan selamat, tari-tarian penyambut kedatangan tamu. Kemudian disuguhkannya makanan dan minuman lalu sebagai penutup diberikan sirih yang kegunaannya adalah untuk membersihkan gigi hingga gigi bisa kembali putih. Kemudian disuguhkan kue-kue terbuat dari ketan,telur dan susu. Juga buah-buahan sebagai hasil panen hari ini. Ketika melihat padi yang tumbuh subur disawah terlihat juga beras-beras yang begitu elok putih warnanya dan sungguh nikmat rasanya setelah tadi kita rasakan sewaktu perjamuan makan. Hewan-hewan kambing, sapi, ayam, dan bebek begitu sehat-sehat dan juga terlihat kebun yang ditanami sayur-sayuran dan rerempahan yang juga telah disuguhkan sewaktu jamuan makan tadi. Alam yang indah dengan berbagai rindang pepohonan, aliran air sungai yang mengalir dari pegunungan yang asri setiap mata memandang akan jatuh cinta pada tanah ini dan mempunyai keinginan untuk datang namun orang-orang itu juga banyak yang mencoba untuk menjajah daerah ini mereka yang tak tahu terima kasih padahal telah disambut dengan ramah namun malah menusuk dari belakang
            Kebudayaan di daerah ini sangat komplit banyaknya beraneka ragam tarian & nyanyian semuanya untuk menyambut para tamu yang berkunjung ke daerah ini. Setiap pengunjung yang datang harusnya bisa menghormati Adat Istiadat bahasa prilaku agama dan kebisaaan di daerah ini jangan seperti binatang yang tak punya akal, akibat perkataan yang beda bahasa membuat orang asing langsung mengeluarkan senjata dan menampakkan kepengecutannya dihadapan para manula orang-orang pekerja bisaa para petani yang selalu dijadikan bulan-bulanan orang-orang asing itu atas tujuan untuk menguasai tanah mereka dan keadaan itu terjadi sampai sekarang hanya bencana alam gempa dan tsunami saja yang mampu merubah semua kelakuan-kelakuan orang asing seperti binatang itupun karena banyaknya peringatan dari orang-orang daerah ini yang telah berhasil diluar dan juga bangsa-bangsa asing lainnya yang memihak kepada perdamaian untuk mengusir penjajahan yang terjadi di negeri tercinta yang selalu oleh banyak orang disebut TANAH RENCONG karena perjuangan tak kenal menyerah oleh para pendahulu-pendahulu pejuang-pejuang daerah ini dan untuk terakhir kali salam diucapkan kepada semua dan diharapkan kepada yang merasa sebagai bagian dari daerah ini untuk terus menjaga tanah ini dalam kesuciannya.
Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar