Selasa, 10 September 2013

CAHAYA MATAHARI



CAHAYA MATAHARI

Selembar fajar dalam tangisan
Melihat kepergian sebagai suatu surat
Menyintai dirinya yang juga dicintai
Namun melupakan sebuah ketiadaan ketika cinta meminta
Memaksamu berbuat diluar pengaruhmu
Memaksamu untuk keluar dari tujuanmu
Namun cinta yang penuhi arti menyadarkan
Selempang kain ternoda
Namun bukan noda luka yang berbekas
Hanyalah sebuah keingintahuan dari pujaannya
Sebening air telaga indah bersahaja
Begitupun cinta yang telah tertitipkan
Cahayanya mengejarmu dan mencarimu
Untuk menariknya kembali pada cinta
Dan tangisan bisu itu akan hilang selamanya
Kembali berpulang pada dirimu satu
Popoen Atjeh
Friday, June 21, 2013
23:10


 
 





KENANGAN MATAHARI

Devosi diri
Meluapkan emosi sesaat
Yang akan merusak semua keinginan
Merajut benang-benang patah
Diselingi kabut dalam kesutraannya
Mengemban sebuah usaha besar
Demi menjangkau matahari
Dipagi hari sunyikan diri
Semuanya menengadah dalam cinta
Apakah masih tersimpan ataukah menghilang
Hanya hati yang masih berbicara
Dan naluri yang membisikkan
Kata-kata cinta yang terus menawan
Luruh dan bijaksana
Dalam keringanan hati yang indah
Berlabuh dalam kesejukan
Mencari istana pemujaan
Dan menemukan kekuatan cinta
Rasa yang telah lama hadir
Tak akan bisa terhapuskan
Namun mimpi-mimpi pastinya menjadi nyata
Dalam kerinduan semusim lalu

Popoen Atjeh
Saturday, June 22, 2013
22:07






Tidak ada komentar:

Posting Komentar