Selasa, 03 Desember 2013
PEREMPUAN
kejahatan
terhadap perempuan sudah terjadi sejak manusia pertama lahir dibumi (di
Bumi Bukan Diciptakan Disurga) ketika perempuan dijadikan bahan untuk
perkelahian, kemudian perempuan juga sering direndahkan derajatnya
sangat2 oleh mereka yang sama sekali tidak menghargai ibu mereka sendiri
ataupun kakak dan adik (sebelum merusak kehormatan Seorang perempuan
coba lakukan dulu dengan keluargamu), lalu
ketika adanya emansipasi perempuan (bahkan ribuan tahun sebelum R.A
Kartini Lahir) dan mereka sudah mempunyai keinginan mengembangkan diri
dan bisa menemukan sesuatu yang berguna, namun oleh kebanyakan orang
kemampuan mereka dianggap sihir dan sering sekali perempuan
diintimidasi, dihukum dengan bakar hidup2, lalu dihukum gantung atau
dipancung dan dipenggal bila mereka tidak mati terbakar, namun ribuan
perempuan kemudian menemui ajal mengenaskan, dtimur tengah oleh pasukan2
yang selama 5 tahun tidak kenal perempuan senantiasa mereka memerkosa
perempuan dengan menculik mereka dari rumah2nya terkadang anak2 dibawah
umur juga jadi keganasan mereka, terjadi juga di Aceh antara rentetan
tahun 1992-2005 dimana perempuan2 dikampung yang kadang tidak mengerti
apa2 diperkosa, disiksa dan dibunuh kadang2 dihadapan orang tua mereka,
dihadapan anak2 mereka, selalu saja perlakuan terhadap perempuan ini
dianggap layak dan mereka tidak ada yang menerima hukuman dunia. dengan
amannya pulang lagi kekampung, tapi kadang2 saya melihat dikampungnya
mrk terbalaskan misalnya anak perempuan mereka merusak kehormatannya
sendiri, ada juga anak perempuan mereka penyakitan jantung atau apa
lainnya seumur hidup menjadi seperti itu mau jadi apa lagi, tidak pernah
dipikirkan tentang hukum karmanya, memang banyak kejahatan terjadi
karena perempuan, tapi banyak juga ilmu yang diberikan oleh perempuan
sehingga mereka berhak meraih penghargaan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar